(Buat Aa)
Senjaku,
Ku tatap lekat jinggamu
Yang mampu sejukkan kalbu
Ku tatap merahmu
Yang mampu hangatkan rindu
Senjaku,
Pancaran sinarmu mampu menyihir mata
Terpejam bersama linangan di pelupuk mata
Sebab rindu yang tak terbendung
Lalu gemulai ombak di hadapanmu
Membawaku hanyut sedalam-dalamnya
Senjaku,
Meski kau mulai larut
Membuatku tetap menuliskan rindu
Meski kau terbenam hari ini
Kutunggu lagi esok hari
Terus begitu
Sebab hari-hari ku adalah tentang kerinduan;
Yang tak mampu dihilangkan selain temu
Sumenep, 03 July 2019 17:03 WIB

Comments
Post a Comment